Profil Lembaga

Sejarah

Pada awalnya Urusan kerjasama dan Luar negeri Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ditangani oleh Biro Humas dan Kerja Sama. Pada tahun 2006, biro tersebut dikepalai oleh Rahmawati Husein, S.Sos., MCP. Dalam biro tersebut yang menangani urusan kerja sama adalah Divisi Kerja Sama. Pada tahun 2011, dilakukan pemekaran di biro tersebut, menjadi Biro Humas dan Protokoler, Biro Hukum dan Biro Kerja Sama UMY.  Pada saat itu, Biro Kerja Sama dikepalai oleh Dr. Indira Prabasari dan Ir. Tony K. Hariadi, M.T. sebagai Kepala Urusan Kerja Sama Internasional-nya. Setelah masa jabatan periode tersebut berakhir, pada tahun 2017, terjadi perubahan nama Biro Kerja Sama menjadi Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional yang merupakan lembaga di bawahi langsung Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Internasional. Lembaga tersebut dikepalai oleh Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D, Yordan Gunawan selaku Direktur Urusan Internasional, dan dr. Farindira Vesti Rahmasari, M.Sc. selaku Kepala Administrtasi Kerja Sama hingga sekarang.

Lembaga Kerjasama & Urusan Internasional

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) adalah sebuah univeritas swasta di Yogyakarta dibawah afiliasi organisasi Muhammadiyah, dimana Muhammadiyah merupakan organisasi islam terbesar kedua di Indonesia. Sebagai sebuah institusi pendidikan perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memiliki fokus tidak hanya pada pembelajaran melalui proses pengajaran, namun juga dalam segi kerjasama dengan lembaga pendidikan, pemerintahan, dan perusahaan jawatan (industry) baik di Indonesia maupun luar negeri. Kerjasama yang terjalin bertujuan untuk memperkuat usaha- usaha Universitas dalam membentuk mahasiswa yang Muda & Mendunia secara kompetitif.

Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional (LKS) dibentuk untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan UMY, khususnya dalam membuat kerjasama dan koneksi. Dengan mengikuti kebijakan universitas, UMY membuka kesempatan seluas-luasnya untuk membangun kerjasama dengan segala pihak apabila pihak tersebut memiliki kepentingan dan kompetensi yang sama, sebagai salah satu dari tujuan UMY yakni untuk menjadi Universitas terkemuka di wilayah Asia pada tahun 2020.

Kerjasama dijalankan oleh UMY dibawah komando LKS telah terlaksana dalam mekanisme pembangunan kerjasama dan perbaikan kualitas akademik dan non-akademik. UMY mendirikan jaringan kerjasama dengan beberapa universitas, industri bisnis, pemerintahan dan atau organisasi nirlaba, baik di negara asal maupun ruang lingkup luar negeri. Kerjasama dikukuhkan dalam beberapa aspek sebagai berikut:

  • Kerjasama dalam bidang Penggunaan Kolektif (Sumber Daya)
  • Kerjasama dalam sektor Kesehatan
  • Kerjasama dalam urusan Kemanusiaan
  • Kerjasama dalam bidang Pengembangan Teknik Pertanian
  • Kerjasama dalam bidang Advokasi Hukum
  • Kerjamasa dalam bidang Dakwah Keislaman dan Kemuhammadiyahan
  • Kerjasama dalam bidang Pelayanan
  • Kerjasama dalam bidang Pengembangan Teknologi
  • Kerjasama dalam sektor Pemerintahan
  • Kerjasama dalam bidang Publikasi
  • Kerjasama dalam bidang Penelitian
  • Kerjasama dalam bidang Pengembangan Ekonomi
  • Kerjasama dalam urusan Sosial dan Budaya
  • Kerjasama dalam ranah Pengajaran

Lembaga Kerjasmaa dan Urusan Internasional bertujuan untuk mengembangkan kerjasama dengan berbagai institusi dan kolega, dalam negeri maupun luar negeri, sehingga kerjasama yang terjalin dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Hal ini dikukuhkan dengan Kebijakan UMY dalam melaksanakan kerjasama, berdasarkan Statuta UMY dan Surat Keputusan Rektor No. 066 / SK-UMY / IV / 2013 dalam Petunjuk Manajemen Kerjasama.

Produktivitas Kerjasama ini juga terjamin dikarenakan terlaksananya beberapa program rutin tahunan yang merancang untuk diimplementasikan dengan para partner. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Maka, ini merupakan ranah pekerjaan organisasi lembaga kami untuk mengelola berbagai permasalahan dengan merancang berbagai aktivitas untuk meningkatkan produktivitas kerjasama domestik dan internasional, sebagai contoh:

  • Promosi dan penerimaan mahasiswa baru;
  • Pemberian dana hibah dan aktivitas penelitian serta dedikasi;
  • Manajemen aset dan keuangan;
  • Pengembangan dakwah al-Islam dan Kemuhammadiyahan;
  • Implementasi dari kerja nyata para kolega;
  • Peningkatan karir mahasiswa dan alumni;
  • Program beasiswa;
  • Publikasi.